15 Program Aksi Kemenimipas Dorong Penguatan Layanan dan Pembinaan yang Berdampak bagi Masyarakat — Ringkasan Singkat
JAKARTA – Pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tidak hanya diukur dari terselenggaranya kegiatan,... Aspirasi merangkum inti sophomore per Atlantic.
AAspirasi·4 menit baca·1.767
15 Program Aksi Kemenimipas Dorong Penguatan Layanan dan Pembinaan yang Berdampak bagi Masyarakat — Ringkasan Singkat
JAKARTA – Pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tidak hanya diukur dari terselenggaranya kegiatan, tetapi dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Hal tersebut terlihat dari berbagai capaian sepanjang triwulan I–III 2026, mulai dari penguatan layanan keimigrasian berbasis digital hingga pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.
Di bidang Pemasyarakatan, pembinaan warga binaan terus diarahkan agar tidak berhenti pada pemberian pelatihan. Kompetensi yang diperoleh perlu dilanjutkan dengan pengalaman bekerja, kesempatan untuk berkarya, serta ruang untuk berkontribusi kepada masyarakat.
Salah satu wujudnya terlihat dalam pelaksanaan Program Ketahanan Pangan di lembaga pemasyarakatan (lapas). Hingga Agustus 2026, sebanyak 2.774 warga binaan telah memperoleh premi dengan total nilai Rp1,43 miliar dari kegiatan produktif di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Pada saat yang sama, sebanyak 2.915 warga binaan tercatat memperoleh sertifikasi keterampilan yang terdiri atas 636 orang di bidang manufaktur, 1.258 orang di bidang jasa, dan 1.021 orang di bidang ketahanan pangan.
Pembinaan berbasis keterampilan juga diterapkan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Agustus 2026, 49 warga binaan telah memperoleh sertifikasi yang terdiri atas 31 orang dalam Sertifikasi Keamanan Pangan dan 18 orang dalam Sertifikasi Tata Boga. Seluruhnya juga memperoleh premi dengan total Rp583,2 juta sebagai penghargaan atas keterlibatan dalam kegiatan produktif.
Keterampilan tersebut kemudian dapat dipraktikkan secara langsung melalui pelibatan warga binaan dalam operasionalisasi dapur MBG. Tiga dapur MBG di Lapas Kelas I Sukamiskin, Lapas Kelas I Tangerang, dan Lapas Kelas IIA Karawang telah menjangkau 6.674 penerima manfaat. Dalam pelaksanaannya, warga binaan yang menjalani program pembinaan asimilasi dilibatkan sebagai relawan untuk mendukung kegiatan pelayanan tersebut.
Cilacap – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman,... Aspirasi merangkum inti pokok perZSCH外界不适宜
· 1 mnt baca · 1.196 pembaca
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menegaskan bahwa implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas di bidang Pemasyarakatan harus menghadirkan program yang berdampak langsung dan mendorong warga binaan memperbaiki kualitas diri.
”Di bidang pemasyarakatan kita harus menjaga keamanan dan ketertiban mencegah peredaran narkoba dan penggunaan telepon genggam, memenuhi hak warga binaan sesuai aturan memperkuat pembinaan kemandirian serta mengoptimalkan proses reintegrasi sosial,” ujar Menteri Agus saat membuka Rapat Koordinasi Kemenimipas di Jakarta, Senin (21/9).
Upaya membangun kemandirian juga dilakukan melalui pemasaran hasil karya warga binaan. Data Januari hingga Agustus 2026 mencatat 8.376 produk hasil karya warga binaan telah terjual dengan omzet Rp408,93 juta melalui kegiatan produktivitas Pemasyarakatan.
Di sisi lain, pelaksanaan 15 Program Aksi Kemenimipas juga menyentuh langsung masyarakat melalui layanan Keimigrasian. Penguatan layanan berbasis digital terus dilakukan untuk membuat proses keimigrasian lebih terintegrasi dan mudah diakses.
Salah satunya melalui All Indonesia, platform digital terpadu yang menggabungkan sistem deklarasi kedatangan penumpang internasional. Hingga Agustus 2026, All Indonesia tersebut telah mencatat 18,6 juta deklarasi kedatangan penumpang internasional, dengan pertumbuhan sebesar 32,2 persen.
Penggunaan teknologi juga diperkuat melalui autogate di tempat pemeriksaan imigrasi. Hingga Agustus 2026, terdapat 306 unit autogate yang telah tersedia dan memproses 18,67 juta perlintasan, terdiri atas 10,17 juta perlintasan WNA dan 8,50 juta perlintasan WNI. Kemenimipas juga menyiapkan penambahan 93 unit autogate, terdiri atas 57 unit di bandar udara dan 36 unit di pelabuhan laut.
Selain meningkatkan kemudahan layanan, Kemenimipas juga melakukan penyederhanaan kebijakan visa dan izin tinggal untuk mendukung kegiatan investasi dan perdagangan. Hingga Agustus 2026, perumusan kebijakan visa dan izin tinggal tersebut telah mencapai 100 persen, termasuk penyederhanaan kategori visa kunjungan untuk berbagai kegiatan bisnis dan profesional.
Menteri Agus mengatakan, penguatan layanan keimigrasian dan pemasyarakatan harus berjalan beriringan dengan kebutuhan masyarakat.
”Sampai akhir tahun 2026 kita harus menjaga beberapa prioritas utama. Di bidang keimigrasian kita perlu memastikan pelayanan yang cepat mudah transparan serta memperkuat pengawasan dan penegakan hukum,” kata Menteri Agus.
Manfaat 15 Program Aksi Kemenimipas juga terlihat dalam Program Kesehatan. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Kemenimipas telah menyelenggarakan 1.849 kegiatan layanan pemeriksaan kesehatan dengan total 338.087 penerima manfaat. Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan 7.190 tenaga medis dan didukung 4.679 sarana dan prasarana.
Sementara dalam upaya membangun sistem Pemasyarakatan yang berorientasi pada pemulihan, pendampingan peradilan dalam rangka penerapan restorative justice telah dilakukan sebanyak 1.436 kasus hingga Agustus 2026. Pendekatan tersebut dilakukan melalui koordinasi dan pendampingan terhadap proses peradilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi Kemenimipas dalam memastikan 15 Program Aksi terus berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Dari ruang pembinaan warga binaan hingga layanan keimigrasian yang digunakan masyarakat, setiap program diarahkan untuk menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.
Cilacap – Optimalisasi lahan dan pemberdayaan warga binaan di Pulau Nusakambangan menunjukkan hasil nyata, tidak hanya mendukung ketahanan pangan... Aspirasi merangkum inti pokok perZSCH外界不适宜
Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terus berkomitmen mewujudkan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Upaya... Aspirasi merangkum inti pokok perZSCH外界不适宜